Maafkan pemilikmu ini ya, yg sering mengabaikanmu. Dan lebih sering menulis hal2 yg tak penting. Ataupun menulis hal2 yg seakan memanfaatkanmu hanya utk keeksistensian diri saja…

Namun, terimakasih sekali ya. Sudah menjadi tempat untuk menumpahkan segala unek2 dan ketidaklabilan yg tak tertahankan dr realitas dunia ini. Smoga ke depan aku lebih bisa membagi perhatian dan waktuku. Menjadikanmu sebagai media pembelajaran atas kehidupan yg sdg kujalani.

-Aku, yg tak tahu harus menulis apa-

LOL

kenapa kamu? itu pertanyaanku yg pertama

kenapa kamu begitu indah? itu pertanyaanku yg kedua

kenapa kamu tidak menghilang saja? itu pertanyaanku yg ketiga

kenapa aku tak bisa menghapusmu? itu pertanyaanku yg keempat

apa arti semua ini? itu pertanyaanku yg kelima

karna Tuhan mengizinkan kamu ada di dunia. itu jawaban pertanyaanku yg pertama.

karna Tuhan memberikan kamu karunia yg tak kupunya. itu jawaban pertanyaanku yg kedua.

karna Tuhan sengaja mengujiku. itu jawaban pertanyaanku yg ketiga.

karna Tuhan sajalah yang bisa menghapusmu, bukan aku. itu jawaban pertanyaanku yg keempat.

arti semua ini hanya Tuhan yang tahu.

bisa saja suatu saat nanti aku memulai lagi dengan pertanyaan2..

kenapa kamu, yang begitu indah, tidak menghilang saja, hingga aku tak bisa menghapusmu?

dan jawabannya,

karna Tuhan yang mengizinkan kamu ada di dunia, memberikanmu karunia yg tak kupunya, dan dengan mengujiku, akhirnya Tuhan memutuskan untuk tidak menghapusmu.

bisa saja.

-Aku, yang masih terlalu banyak bertanya-

Dear Ibu,
I’m not that strong enough to be like you.
I’m just a 21 years old daughter spending life shorter than you.
But I’m trying to.

Apa kabar kamu?
Sudah 21 tahun kamu dilahirkan di dunia ini… Smoga slalu ingat sama Allah, banggain kedua orgtuamu, dan berguna buat sekitarmu. Bahagia sampai kapanpun, sekarang dan jg di masa depan nanti.
Oke? Semangat!
:) :B :D